Hosting Unlimited Indonesia
review buku 3 wanita menjejak dunia dari peru sampai kashmir dari venesia sampai istanbul
Buku

(REVIEW BUKU) 3 Wanita Menjejak Dunia dari Peru Sampai Kashmir dari Venesia Sampai Istanbul Karya Febbie, Mindy, Lucy

Kami bertiga berharap, semoga buku ini bisa memberikan inspirasi untuk para pembaca, terutama bagi wanita agar tidak takut melakukan perjalanan wisata ke berbagai tempat dengan gaya koper maupun ransel.

–Penulis

Judul: 3 Wanita Menjejak Dunia dari Peru Sampai Kashmir dari Venesia Sampai Istanbul
Penulis: Fabiola Lawalata, Mindy Jordan, Luciana Dewi Wijayanti
Penerbit: PT. Grasindo
Tahun terbit: Cetakan pertama, Mei, 2014
ISBN: 978-602-251-503-6

Siapa bilang wanita tak bisa traveling? Wanita dengan seabrek keribetannya mampu membawa diri ke mana saja, buktinya para wanita keren ini – 3 wanita menjejak dunia. Mereka bertiga merangkum kisah petualangannya lewat buku ini, meski tinggal di 3 kota di negara yang berbeda.

Seperti judulnya, dari Peru sampai Kashmir, dari Venesia sampai Istanbul, ya, buku ini menceritakan berbagai tempat di beberapa negara yang menjadi pengalaman pribadi para penulisnya. Saya pinjam buku ini di ePerpus, milik Kompas Gramedia.

review buku 3 wanita menjejak dunia dari peru sampai kashmir dari venesia sampai istanbul
Buku digital “3 Wanita Menjejak Dunia dari Peru Sampai Kashmir dari Venesia Sampai Istanbul” pinjam di ePerpus

Istanbul

Ankara adalah ibu kota Turki, namun Istanbul menjadi kota primadona yang memikat hati dengan keindahannya. Kota yang memiliki julukan kota 1000 masjid ini memiliki segudang sejarah dan menjadi saksi bergantinya beberapa kekuasaan, mulai dari Roman Empire, Byzantine Empire, Ottoman Empire, hingga Republik Turki.

Budapest

Budapest merupakan kota terbesar di Hongaria. Uniknya, Budapest gabungan dari dua kota yang mana sungai Danube memisahkannya menjadi kota Buda dan Pest. Ada banyak bangunan kuno bergaya Renaisassance. Selain itu, Budapest terkenal dengan kolam air panasnya.

Mesir

Siapa tak kenal Piramida? Mesir identik dengan Piramida dan sungai Nil. Ternyata selain Pramida, sungai Nil, Spinx, pastinya ada banyak tempat wisata lain di Mesir, salah satunya kuil Abu Simbel, kuil peninggalan Ramses II.

Baca juga: Masjid Azizi Bukti Sejarah Kesultanan Langkat

Selain Istanbul, Budapest, Mesir ada beberapa kota dan negara lain yang diceritakan dengan sangat menarik oleh penulis. Lewat buku ini saya merasa seperti sedang jalan-jalan, sehingga membacanya jadi menyenangkan. Tidak hanya bercerita tentang tempat wisata yang menjadi rekomendasi, buku ini juga dilengkapi dengan informasi, seperti mata uang, kode telepon, transportasi serta penginapan. Bahkan ada resep masakan juga.

Selanjutnya, buku ini menyertakan foto membuat pembaca tidak bosan. Namun, dengan tidak adanya keterangan pada setiap foto menjadi nilai minus. Karena saya baca dalam format digital, saya tidak tahu dalam bentuk cetaknya seperti apa. Apakah ada keterangan atau tidak.

Kesimpulannya, review buku ini saya rekomendasikan untuk yang suka jalan-jalan.

Berikut tentang penulis:

Bagi pengalamanmu sekarang!

Penyuka sepi, penikmat ketenangan. Gemar membaca, suka menyatukan kata-kata. Sesekali iseng meng-capture sesuatu lewat lensa kamera. Lahir di Sumatra Utara. Setelah menikah tinggal nomaden, entah di mana-mana. Punya cita-cita keliling dunia.

2 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: